Sabtu, 09 April 2011

Taufik Hidayat: Beri Kesempatan Pemain Muda


Liputan6.com, Jakarta: Juara Olimpiade Athena 2004 Taufik Hidayat menyarankan agar pemain muda diberi kesempatan tampil pada Piala Sudirman yang akan berlangsung bulan depan di Qingdao, Cina. Menurut Taufik, Jumat (8/4), untuk tunggal putra Pelatnas ada Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka.

"Kalau Sony (Dwi Kuncoro) mungkin masih cedera, tetapi ada Simon dan Hayom, apalagi belakangan ini Simon sedang bagus penampilannya," kata Taufik yang sedang berlatih bersama pemain Pelatnas di Cipayung. Taufik juga yakin pelatih asal Cina Li Mao mampu menghadapi tantangan tersebut.

Meski tim Sudirman belum terbentuk, juara dunia 2005 yang sudah memperkuat tim Sudirman sejak 1999 itu, disebut-sebut kemungkinan akan kembali tampil dalam kejuaraan dunia beregu campuran tersebut. Belum lama ini Taufik melakukan pertandingan amal melawan pebulutangkis Malaysia Lee Chong Wei untuk menggalang dana bantuan bagi korban bencana di Jepang.

Demi Seekor Kucing, Rp70 Juta Melayang


MUNICH - Seekor kucing bernama Tinka, menyebabkan pemiliknya mengeluarkan uang sebanyak 5 ribu poundsterling atau sekira Rp70 juta untuk menyelamatkan nyawanya.

Tinka terpelosok ke dalam saluran pipa cerobong ketika sedang mengejar burung di atap rumah pemiliknya.

"Awalnya kami memang sudah merasa seperti mendengar suara-suara aneh namun kami belum dapat memastikan darimana asal suara itu sampai kami merasa ada yang aneh di balik dinding cerobong dapur kami," ungkap Katja Bach, pemilik Tinka.

Katja pun curiga kalau yang ada di balik dinding cerobong dapurnya adalah Tinka, kucing kesayangannya.

Akhirnya, Katja memutuskan memanggil petugas pemadam kebarakan untuk membantunya mencari Tinka.

Para petugas pun langsung menjebol dinding cerobong dapur, namun Tinka tak juga ditemukan, setelah ditelusuri, Tinka berada di balik cinding cerobong kamar mandi, sehingga dinding kamar mandi Katja pun harus rela dibongkar.

Dan akhirnya Tinka pun ditemukan terperangkap di dalamnya, demikian lansir Orange, Selasa (6/4/2011).

Hal ini pun membuat Katja harus merenovasi dinding dapur dan kamar mandinya yang diperkirakan akan memakan biaya hingga Rp.70 juta.

"Saya memang harus merenovasi dinding-dinding rumah, walau harus mengeluarkan banyak uang, tapi menurut saya ini setimpal, demi keselamatan Tinka," ujar Katja.

Si Cantik Ini, Sudah 10 Tahun Tidak Gosok Gigi


SEOUL - Sebuah program TV di Seoul menghadirkan seorang wanita cantik yang memiliki kebiasaan yang sama sekali tidak sesuai dengan parasnya. Ji Hyun Ji (20), mengaku sudah 10 tahun tidak menyikat giginya, sebagaimana dilansir Strait Times, Rabu (6/4/2011).

Ji berujar bahwa ia terakhir gosok gigi sekitar satu dekade lalu, ketika ibunya memaksa Ji menyikat gigi, pada saat itu pun ibunya yang menyikatkan gigi Ji.

Bahkan ia merasa heran mengapa orang-orang menyikat gigi.

"Saya tidak mengerti kenapa orang-orang rajin menyikat giginya, seperti orang lain perduli terhadap apa yang ada di dalam mulutnya," ujar Ji.

"Bagi saya, makanan-makanan yang menempel pada gigi dapat melindungi gigi saya,"

Ia pun hanya sesekali menyeka giginya menggunakan tisyu ketika ada acara yang menurutnya spesial.

Program TV itu pun turut mengundang satu tim ahli gigi untuk memeriksa kondisi gigi Ji.

Para ahli dokter gigi itu pun menganggap memeriksa gigi Ji adalah suatu hal yang luar biasa sepanjang perjalanan karirnya.

Walaupun Ji lupa bagaimana caranya menyikat gigi yang benar, namun program tersebut berhasil membujuk Ji untuk menyikat giginya.

Nenek 92 Tahun Menangkan Lari Marathon


HONOLULU - Gladys Burrill (92), seorang nenek dari Honolulu, Hawaii,  yang masih dapat mengukir prestasi di usia senjanya.

Gladys, yang sering dipanggil "Gladyator" ini baru saja mendapatkan sertifikat dari Guinness World Records sebagai orang tertua yang dapat menyelesaikan trek marathon sepanjang 26,2 mil dalam waktu 9 jam 53 menit.

Dewan Perwakilan Rakyat Hawaii pun memberikan penghormatan kepadanya dengan memberikannya sertifikat dan sebuah perayaan khusus untuknya.

Pada saat berusia 86 tahun, nenek Burrill juga pernah mengikuti lomba lari marathon untuk memecahkan rekor. Namun prestasinya terhalang oleh Jenny Wood-Allen dari Skotlandia yang berusia 90 tahun, seperti dilansir Telegraph, Kamis (7/4/2011).

Sembari membuka rahasianya yang tetap bugar di usia senja, nenek Burrill bercerita bahwa ia rutin berjalan sepanjang 45 mil setiap minggu.

"Dengan rutin melakukan olah raga, pikiran akan selalu segar," ujarnya.

Selain rutin olahraga, rahasia nenek Burrill lainnya adalah selalu berpikir positif.

"Ini sangat penting untuk berpikir positif. Karena pada dasarnya sangat mudah bagi manusia untuk putus asa,"

"Itu dapat membuat semacam perbedaan dalam bagaimana Anda merasakan dan memandang sesuatu," tandasnya.

Secara keseluruhan, ia telah menyelesaikan lima lomba marathon di Honolulu.

Taiwan Buat Zona Khusus Seks


TAIPEI - Pemerintah Taiwan berencana untuk membuat sebuah wilayah dimana transaksi seks dibebaskan. Zona khusus seks ini nantinya mempermudah polisi melakukan pengawasan dan melindungi hak pekerja seks.

"Pemerintah berniat untuk membuka industri seks berjalan lebih manusiawi dengan memberikannya peraturan dan sejalan dengan opini publik yang ada saat ini," ungkap juru bicara Kementerian Dalam Negeri Taiwan Liu Wen-Shih seperti dikutip AFP, Kamis (7/4/2011).

Lewat aturan baru yang dibuat oleh Taiwan ini, nanti pekerja seks komersial (PSK) diharuskan memilih izin beroperasi di zona seks tersebut. Bila kedapatan melakukan transaksi di luar wilayah khusus ini, maka PSK dan pelanggannya akan dikenakan denda.

Pembentukan zona khusus seks ini sejalan dengan permintaan dari warga. Sebelumnya berdasarkan poling yang dilakukan tahun lalu, warga yang Taiwan mendukung zona khusus ini mencapai 76,5 persen.

Tetapi zona seks ini bukannya tanpa tentangan. Sekira 14,5 persen warga yang mengikuti poling tersebut menolak keras lokalisasi ini. 

Pihak kementerian membatalkan rencana sebelumnya yang ingin membuat wilayah rumah bordil tanpa dilokalisasi. Hal ini ditengarai dapat mempersulit pengawasan atas operasi rumah bordil itu nantinya.
 

HRT Optimis Pakai Mobil Baru


SEPANG – Kendati mangawali balapan di grid terkahir, Tim Principal Hispania Racing Team, Kolin Colles mengapungkan optimisme bisa mencatatakan hasil yang diharapkan di Sepang nanti. Terlebih, dalam sepanjang sesi kualifikasi HRT telah menyelesaikan catatan waktu kurang dari 107%.

Perlu diketahui, HRT tidak bisa mengikuti balapan di seri pembuka musim ini di Australia lantaran tidak mampu menyelesaikan koefisien waktu lebih dari 107% yang dimiliki Vettel, pemilik pole position di GPAustralia.

Kepercayaan diri Colles pun didukung fakta, HRT akan memulai balapan di Negri Jiran besok dengan mobil baru. “Kami telah membuat langkah berikutnya dalam kualifikasi sebelum balapan nanti,” kata Kolles sebagaimana dilansir ESPNF1, Sabtu (9/4/2011)

Dan Kolles pun tidak ragu mengapungkan target yang diusung timnya, yaitu menyelesaikan balapan dengan melakukan lebih banyak putaran melihat perform F111 yang terus menunjukkan peningkatan.

“Target utama kami memenuhi kualifikasi dan bisa melakukan lebih banyak putaran. Kami memahami kinerja F111 semakin membaik dan kedua pembalap kami bisa bekerja dalam balapan nanti,” jelas Colles dengan nada antusias.

“Liuzzi menetapkan yang sangat baik. Sekarang, kami telah menetapkan dasar untuk bekerja di masa depan. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim untuk upaya besar mereka. Kini kami memiliki target berikutnya untuk menyelesaikan balapan dengan kedua mobil,” sambung Colles yang tidak lupa memberikan atensi terhadap elemen tim HRT atas kerja kerasnya mengembangkan Hispania F111.

Bukan hanya Colles yang berkomentar, Narain Karthikeyan pun tidak lupa memberikan perhatian lebih kepada kinerja F111 setelah melawati serangkaian latihan bebas dan sesi kualifikasi. Pembalap asal India itu menaruh ekspektasi bisa menyelesaikan balapan besok.

“Kami berhasil melalui sesi kualifikasi sesuai tujuan utama kami hari ini. Dengan mobil baru, ada baiknya untuk mendapatkan jarak tempuh yang lebih banyak. Kami telah menandai Sepang dalam kelender (balapan) sebagai salah satu satu sirkuit yang paling sulit. Jadi mendapatkan waktu kurang dari 107% merupakan kepuasan besar,” jelas Karthikeyan mengakhiri.
(edo)

Perundingan Tanpa Dihadiri Menlu Thailand


BOGOR - Proses perundingan perbatasan Thailand-Kamboja masih terus bergulir di Istana Bogor. Namun perundingan ini berjalan tanpa Menteri Luar Negeri Thailand Khasit Piromya.

Pertemuan joint border committee (JBC) ini memang bukan pertemuan tingkat menteri luar negeri. Kedua delegasi hanya diwakili oleh delegasi mereka masing-masing.

Namun Menteri Luar Negeri Kamboja Hor Nam Hong turut menghadiri perundingan ini dengan melakukan pertemuan informal dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa, sejak perundingan dimulai Kamis 7 april kemarin.

"Kemarin sudah melakukan pertemuan konsultasi informal dengan Menlu Kamboja Hor Nam Hong. Hari ini kami akan dilanjutkan pertemuan lanjutan," tutur Marty, di istana Bogor, Jumat (8/4/2011).

"Menlu Thailand Kasit Piromya, insya allah akan tiba nanti malam atau besok pagi. Beliau datang baik untuk konsultasi malam ini, juga pertemuan ASEAN-Jepang," lanjut Menlu.